Selasa, 20 Juli 2010

JADIKAN KOMODO SEBAGAI BAGIAN DARI SEJARAH DUNIA


Intermezzzo :

Bila kita adalah facebookers, jangan hanya sebagai fans atau followers New7wonders

Bila kita adalah twitterers, jangan hanya #RT atau followers Vote_Komodo atau New7wonders

Jangan hanya menjadi salah satu pengunduh video panas AP,LM,CT dan menempatkannya sebagai pengunduh terbanyak dalam sehari didunia, menjadikannya sebagai trending topic
KENALAN SAMA KOMODO YUKKKK…….!

Komodo, atau yang selengkapnya disebut biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hanya hidup di pulau Komodo, Rinca, Gili Motang, dan Gili Dasami serta beberapa pulau kecil di selat antara Sumbawa dan peisisir barat serta utara Flores, Nusa Tenggara Timur. Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat ora.
 
Termasuk anggota famili biawak Varanidae, dan klad Toxicofera, komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 m dan beratnya sekitar 70 - 150 kg. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil. Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup.

 Di alam bebas, komodo dewasa biasanya memiliki massa sekitar 70 kilogram, namun komodo yang dipelihara di penangkaran sering memiliki bobot tubuh yang lebih besar. Spesimen liar terbesar yang pernah ada memiliki panjang sebesar 3.13 meter dan berat sekitar 166 kilogram, termasuk berat makanan yang belum dicerna di dalam perutnya. Meski komodo tercatat sebagai kadal terbesar yang masih hidup, namun bukan yang terpanjang. Reputasi ini dipegang oleh biawak Papua (Varanus salvadorii). Komodo memiliki ekor yang sama panjang dengan tubuhnya, dan sekitar 60 buah gigi yang bergerigi tajam sepanjang sekitar 2.5 cm, yang kerap diganti. Air liur komodo sering kali bercampur sedikit darah karena giginya hampir seluruhnya dilapisi jaringan gingiva dan jaringan ini tercabik selama makan. Kondisi ini menciptakan lingkungan pertumbuhan yang ideal untuk bakteri mematikan yang hidup di mulut mereka. Komodo memiliki lidah yang panjang, berwarna kuning dan bercabang. Komodo jantan lebih besar daripada komodo betina, dengan warna kulit dari abu-abu gelap sampai merah batu bata, sementara komodo betina lebih berwarna hijau buah zaitun, dan memiliki potongan kecil kuning pada tenggorokannya. Komodo muda lebih berwarna, dengan warna kuning, hijau dan putih pada latar belakang hitam.


Komodo tak memiliki indera pendengaran, meski memiliki lubang telinga. Biawak ini mampu melihat hingga sejauh 300 m, namun karena retinanya hanya memiliki sel kerucut, hewan ini agaknya tak begitu baik melihat di kegelapan malam. Komodo mampu membedakan warna namun tidak seberapa mampu membedakan obyek yang tak bergerak. Komodo menggunakan lidahnya untuk mendeteksi rasa dan mencium stimuli, seperti reptil lainnya, dengan indera vomeronasal memanfaatkan organ Jacobson, suatu kemampuan yang dapat membantu navigasi pada saat gelap. Dengan bantuan angin dan kebiasaannya menelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri ketika berjalan, komodo dapat mendeteksi keberadaan daging bangkai sejauh 4—9.5 kilometer. Lubang hidung komodo bukan merupakan alat penciuman yang baik karena mereka tidak memiliki sekat rongga badan. Hewan ini tidak memiliki indra perasa di lidahnya, hanya ada sedikit ujung-ujung saraf perasa di bagian belakang tenggorokan.

Sisik-sisik komodo, beberapa di antaranya diperkuat dengan tulang, memiliki sensor yang terhubung dengan saraf yang memfasilitasi rangsang sentuhan. Sisik-sisik di sekitar telinga, bibir, dagu dan tapak kaki memiliki tiga sensor rangsangan atau lebih.

Komodo secara alami hanya ditemui di Indonesia, di pulau Komodo, Flores dan Rinca dan beberapa pulau lainnya di Nusa Tenggara. Hidup di padang rumput kering terbuka, sabana dan hutan tropis pada ketinggian rendah, biawak ini menyukai tempat panas dan kering ini. Mereka aktif pada siang hari, walaupun terkadang aktif juga pada malam hari. Komodo adalah binatang yang penyendiri, berkumpul bersama hanya pada saat makan dan berkembang biak. Reptil besar ini dapat berlari cepat hingga 20 kilometer per jam pada jarak yang pendek; berenang dengan sangat baik dan mampu menyelam sedalam 4.5 meter; serta pandai memanjat pohon menggunakan cakar mereka yang kuat. Untuk menangkap mangsa yang berada di luar jangkauannya, komodo dapat berdiri dengan kaki belakangnya dan menggunakan ekornya sebagai penunjang. Dengan bertambahnya umur, komodo lebih menggunakan cakarnya sebagai senjata, karena ukuran tubuhnya yang besar menyulitkannya memanjat pohon.


Untuk tempat berlindung, komodo menggali lubang selebar 1–3 meter dengan tungkai depan dan cakarnya yang kuat. Karena besar tubuhnya dan kebiasaan tidur di dalam lubang, komodo dapat menjaga panas tubuhnya selama malam hari dan mengurangi waktu berjemur pada pagi selanjutnya. Komodo umumnya berburu pada siang hingga sore hari, tetapi tetap berteduh selama bagian hari yang terpanas. Tempat-tempat sembunyi komodo ini biasanya berada di daerah gumuk atau perbukitan dengan semilir angin laut, terbuka dari vegetasi, dan di sana-sini berserak kotoran hewan penghuninya. Tempat ini umumnya juga merupakan lokasi yang strategis untuk menyergap rusa.

Komodo adalah hewan karnivora. Walaupun mereka kebanyakan makan daging bangkai, penelitian menunjukkan bahwa mereka juga berburu mangsa hidup dengan cara mengendap-endap diikuti dengan serangan tiba-tiba terhadap korbannya. Ketika mangsa itu tiba di dekat tempat sembunyi komodo, hewan ini segera menyerangnya pada sisi bawah tubuh atau tenggorokan. Komodo dapat menemukan mangsanya dengan menggunakan penciumannya yang tajam, yang dapat menemukan binatang mati atau sekarat pada jarak hingga 9,5 kilometer.

Reptil purba ini makan dengan cara mencabik potongan besar daging dan lalu menelannya bulat-bulat sementara tungkai depannya menahan tubuh mangsanya. Untuk mangsa berukuran kecil hingga sebesar kambing, bisa jadi dagingnya dihabiskan sekali telan. Isi perut mangsa yang berupa tumbuhan biasanya dibiarkan tak disentuh. Air liur yang kemerahan dan keluar dalam jumlah banyak amat membantu komodo dalam menelan mangsanya. Meski demikian, proses menelan tetap memakan waktu yang panjang; 15–20 menit diperlukan untuk menelan seekor kambing. Komodo terkadang berusaha mempercepat proses menelan itu dengan menekankan daging bangkai mangsanya ke sebatang pohon, agar karkas itu bisa masuk melewati kerongkongannya. Dan kadang-kadang pula upaya menekan itu begitu keras sehingga pohon itu menjadi rebah. Untuk menghindari agar tak tercekik ketika menelan, komodo bernafas melalui sebuah saluran kecil di bawah lidah, yang berhubungan langsung dengan paru-parunya. Rahangnya yang dapat dikembangkan dengan leluasa, tengkoraknya yang lentur, dan lambungnya yang dapat melar luar biasa memungkinkan komodo menyantap mangsa yang besar, hingga sebesar 80% bobot tubuhnya sendiri dalam satu kali makan. Setelah makan, komodo menyeret tubuhnya yang kekenyangan mencari sinar matahari untuk berjemur dan mempercepat proses pencernaan. Kalau tidak, makanan itu dapat membusuk dalam perutnya dan meracuni tubuhnya sendiri. Dikarenakan metabolismenya yang lamban, komodo besar dapat bertahan dengan hanya makan 12 kali setahun atau kira-kira sekali sebulan. Setelah daging mangsanya tercerna, komodo memuntahkan sisa-sisa tanduk, rambut dan gigi mangsanya, dalam gumpalan-gumpalan bercampur dengan lendir berbau busuk, gumpalan mana dikenal sebagai gastric pellet. Setelah itu komodo menyapukan wajahnya ke tanah atau ke semak-semak untuk membersihkan sisa-sisa lendir yang masih menempel; perilaku yang menimbulkan dugaan bahwa komodo, sebagaimana halnya manusia, tidak menyukai bau ludahnya sendiri.


Selasa, 13 Juli 2010

ANAK TANGGA MENUJU SANG JUARA : SPANYOL



Kutukan juara Piala Eropa sebelum Piala Dunia akan sulit meraih kemenangan di laga pertama menghampiri Spanyol. Secara mengejutkan, la Furia Roja menelan kekalahan dari Swiss di pertandingan perdana Grup H, Spanyol kalah 0 : 1 atas Swiss pada 16 Juni 2010 di Durban Stadium. Gelson Fernandes berhasil memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Spanyol ketika menyambar bola liar saat babak kedua berjalan tujuh menit, sehingga merobek jala Iker Casillas.
Tim Matador berhasil bangkit dari hasil buruk yang mereka dapatkan di laga perdana. Kemenangan atas Honduras 2 : 0 pada 21 Juni 2010 di Johanesberg-Elis Park Stadium membuat Spanyol menghidupkan peluang lolos ke babak 16 Besar. Pahlawan kemenangan Spanyol di pertandingan ini jatuh kepada David Villa. Striker Matador tersebut mencetak dua gol pada menit ke-17 dan 51. Villa sebetulnya bisa mencetak hat-trick, namun ia gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-62.


Spanyol akhirnya memastikan tiket ke babak 16 Besar usai menundukkan Cili 1 : 2 pada laga terakhir penyisihan Grup H di Tshwane/Pretoria Loftus Versfeld Stadium 25 Juni 2010. Spanyol pun tampil sebagai pemuncak klasemen dengan nilai enam. Walau mengoleksi poin sama dengan Cili, Spanyol unggul selisih gol. Spanyol mengawali penampilannya dengan sebuah ambisi besar untuk memenangkan pertandingan. David Villa mengawali kemenangan Spanyol pada menit ke-24. Andres Iniesta memperbesar keunggulan di menit ke-37. Cili, yang kehilangan Marco Estrada akibat diganjar kartu merah pada menit ke-37, mampu memperkecil kekalahan melalui Rodirigo Millar di menit ke-47.
Spanyol langsung bertemu lawan tangguh Portugal pada laga perdana di babak knock-out , tanggal 29 Juni 2010 di cape Town-Green Point Stadium. Portugal yang menjadi runner-up Grup G memberikan kesulitan bagi Spanyol di sepanjang pertandingan. Meratanya materi pemain kedua tim membuat laga berjalan imbang. David Villa kembali menjadi pahlawan bagi Spanyol, karena menjadi penentu kemenangan dengan gol yang dicetaknya di menit ke-63 lewat sebuah tendangan keras melalui jarak sangat dekat. Gol itu tercipta setelah Iniesta memberikan sodoran kepada Xavi yang diteruskan dengan umpan back heel yang sangat manis. Spanyolpun membuyarkan mimpi Portugal.